Diberdayakan oleh Blogger.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Pengikut

Archive

Select Category

Top 5 Popular of The Week

Home » » Mendaftar Bidikmisi

Mendaftar Bidikmisi

Posted by Update on 12 April 2017



Apa itu bidikmisi?
Bidikmisi ialah bantuan biaya pendidikan yang ditawarkan oleh pemerintah kepada lulusan sekolah menengah atas atau sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan dengan syarat memiliki prestasi akademik yang baik namun kurang mampu dalam segi ekonomi.

Kapan pendaftaran bidikmisi dibuka?
Bantuan bidikmisi ini diadakan setiap tahun untuk lulusan sekolah menengah atas atau sederajat. Pendafataran bidikmisi dibuka menjelang seleksi masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta. Biasanya pendaftaran bidikmisi dibuka sebelum dibukanya pendafatran SNMPTN, SBMPTN, UMPTN, seleksi mmandiri  PTN, dan seleksi mandiri PTS. Untuk masing-masing jenis seleksi tersebut juga terdapat ketentuan tanggal dibukanya pendaftaran bidikmisi.

Bagaimana cara mendapatkan bidikmisi?
Untuk mendapatkan bidikmisi, lulusan sekolah menengah atas atau sederjat harus diterima di perguruan tinggi negeri atau swasta melalui salah satu jalur masuk, baik SNMPTN, SBMPTN, PMDKPN, UMPTN, seleksi jalur mandiri PTN, atau seleksi jalur mandiri PTS. Selain itu, calon mahasiswa dan mahasiswi baru yang diterima di perguruan tinggi negeri ataupun perguruan tinggi swasta yang melalui salah satu jalur tersebut juga harus memenuhi syarat sebagai penerima bidikmisi yang biasanya akan diadakan tinjauan rumah oleh pihak bidikmisi yang melakukan survei. Namun, perlu diketahui juga bahwa survei ini bersifat sampling atau dengan kata lain tidak semua orang yang mendaftar bidikmisi dilakukan peninjauan.

Apa kelebihan bidikmisi?
Mendapatkan jaminan kuliah gratis, pada tahun ini bidikmisi juga memberikan tunjangan biaya hidup per triwulan sebesar 1,95 juta rupiah atau jika dihitung per bulan sebesar 650 ribu rupiah. Selain itu, bidikmisi juga tidak mengikat penerima bidikmisi dalam kotrak kedinasan. Jadi, setelah kamu lulus nanti, kamu bisa leluasa untuk memilih kerja dimana saja.

Apa kekurangan bidikmisi?
Tunjangan hidup sebesar 650 ribu per bulan masih kurang jika kamu kuliah di kota-kota besar, seperti Jakarta, Bandung, dan Cikarang. Selain itu, mahasiswa bidikmisi juga terikat dengan aturan seperti tidak boleh cuti dan harus mempertahankan indeks prestasi kumulatif (IPK) yang telah ditentukan. Apabila mahasiswa bidikmisi melanggar aturan tersebut, maka risikonya adalah bantuan bidikmisi akan dicabut.

Apa yang perlu dilakukan sebelum mendaftar bidikmisi?
Bagi yang ingin mendaftarkan diri sebagai calon penerima bidikmisi, baca dahulu syarat-syarat mendaftar bidikmisi. Syarat-syaratnya biasanya menyangkut masalah penghasilan kedua orang tua atau wali yang tidak lebih dari 3 juta rupiah per bulan, umur calon penerima tidak lebih dari 21 tahun saat mendaftar, dan lain-lainnya. Selain itu, persiapkan berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftarkan diri sebagai calon penerima bidikmisi, seperti surat keterangan tidak mampu, foto, dan lainnya.

Bagaimana cara mendaftar bidikmisi?
Cara mendaftar bidikmisi yaitu dengan sign up dan login ke website resmi bidikmisi dan isi formulir yang telah disediakan. Isi sesuai dengan keadaan kamu yang sebenar-benarnya jika kamu tidak akan dikenakan sanksi jika diketahui telah memalsukan data.

Berikut admin akan memberikan sedikit petunjuk cara mendaftar bidikmisi bagi kamu yang sudah direkomendasikan oleh sekolah dan sudah memiliki nomor pendaftaran dan kode akses siswa.

Pertama, tulis “website resmi bidikmisi” di mesin pencari, lalu klik di situs resmi bidikmisi. Setelah itu akan muncul pilhan seperti sekolah, siswa, dan mahasiswa. Untuk kamu yang masih berstatus sebagai siswa, klik pada pilhan siswa.

Kedua, setelah muncul tampilan login, masukkan nomor pendaftaran dan kode akses siswa yang sudah kamu terima dari pihak sekolah. Lalu, klik masuk sekarang.

Ketiga, klik satu per satu dan isi semua formulir yang wajib diisi, seperti data diri, data kondisi ekonomi, data keluarga, prestasi (optional/ jika ada), data rumah, data aset keluarga, data rencana hidup atau tinggal, dan seleksi.

Keempat, isi formulir data diri yang meliputi :
NISN = isi dengan NISN yang tertera pada surat rekomendasi sekolah.
Nama = isi sesuai dengan nama yang tercantum pada NISN.
Jenis kelamin = isi sesuai dengan jenis kelamin yang tertulis pada akta kelahiran.
Agama = isi dengan agama yang kamu anut sekarang.
Tanggal lahir = isi dengan tanggal lahir kamu yang tertera di surat rekomendasi sekolah.
Alamat = isi sesuai dengan alamat yang tercantum pada kartu identitas.
Kabupaten = isi dengan nama kabupaten yang tercantum pada kartu identitas.
Provinsi = isi dengan nama provinsi yang tercantum pada kartu identitas.
E-mail = isi dengan alamat e-mail kamu yang masih aktif.
Kode pos = isi dengan kode pos yang tercantum pada kartu identitas.
Nomor telepon = isi dengan nomor telepon yang kamu punya, atau jika tidak ada kosongi.
Nomor handphone = isi dengan nomor handphone yang bisa dihubungi.
Foto pribadi = unggah foto pribadi yang akan kamu tampilkan di kartu peserta bidikmisi.
Setelah semua data diri sudah diisi, klik simpan.

Kelima, isi data kondisi ekonomi.
Pekerjaan ayah/wali = pilih sesuai dengan profesi ayah/wali yang menyanggupi pendidikanmu.
Penghasilan ayah = isi sesuai dengan penghasilan ayahmu per bulan. Jika menganggur, pilih tidak berpenghasilan.
Pekerjaan Ibu = pilih sesuai dengan profesi ibumu saat itu.
Penghasilan Ibu = pilih penghasilan ibumu per bulan. Misal : Rp 250.001 – Rp 500.000
Total hutang kepada pihak lain = isi total hutang keluargamu jika memang ada.
Cicilan hutang dibayar per bulan = isi cicilan hutang yang dibayar per bulan jika memang ada.
Total piutang kepada pihak lain = isi sesuai dengan uang yang keluargamu pinjamkan kepada pihak lain jika memang ada.
Cicilan piutang dibayar per bulan = isi dengan nominal piutang yang dibayar pihak lain kepada keluargamu jika memang ada.
Tabungan = isi dengan jumlah tabungan yang keluargamu punya saat itu jika memang ada.
Bantuan pemerintah = pilih bantuan pemerintah yang kamu terima. Apakah Kartu Indoensia Pintar, Bantuan Siswa Miskin, atau yang lainnya. Jika tidak ada, kosongi saja.
Setelah semua sudah diisi, klik simpan.

Keenam, isi data keluarga.
Nama ayah/wali = isi dengan nama ayahmu atau walimu yang menyanggupi kebutuhanmu
Status ayah/ wali = pilih yang sesuai dengan kondisimu. Jika telah meninggal, pilih saja wafat
Hubungan dengan ayah = hubunganmu dengan ayah, apakah ayah kandung atau ayah tiri.
Pendidikan ayah/wali = pilih sesuai dengan yang tercantum di akta keluarga.
Pekerjaan ayah/wali = pilih profesi yang sesuai dengan kondisi sekarang.
Detil ayah = tulis sesuai dengan kondisi sebenarnya. Jika sudah wafat, pilih ayah sudah wafat.
Nama Ibu = tulis nama ibu yang sesuai pada akta keluarga
Status Ibu = pilih sesuai dengan kondisi ibumu. Jika masih hidup, pilih hidup.
Pekerjaan ibu = pilih sesuai dengan profesi ibumu sekarang.
Detil Ibu = tulis semua kondisi ibumu sekarang. Seperti pekerjaaan ibumu dan kondisi kesehatan ibumu.
Jumlah tanggungan = jumlah yang Ayah/wali atau yang ibumu tanggung segala kebutuhannya.
No. Telepon orang tua = isi dengan nomor telepon jika memang ada.
Foto keluarga = unggah foto keluargamu yang paling menggambarkan kondisi sekarang.
Setelah itu, klik simpan.

Ketujuh, isi data rumah.
Kepemilikan = pilih sesuai dengan status rumahmu. Apakah itu milik sendiri, warisan, rumah tumpangan, atau yang lainnya.
Tahun perolehan = tulis kapan keluargamu sah memiliki rumah itu. 2001, 2002, atau berapakah.
Sumber listrik = pilih sesuai dengan sumber penerangan yang mengalir ke rumahmu. Apakah dari PLN, PLTA, atau jika masih menggunakan damar yang pilih saja yang paling sesuai.
Daya listrik = pilih daya listrik yang kamu pasang di rumahmu. Apakah 450 watt, 900 watt, atau 1200 watt.
Luas tanah = pilih luas tanah yang sesuai dengan luas tanah yang tercantum pada surat tanah.
NJOP/meter = tulis sesuai dengan NJOP/meter yang tercantum pada pembayaran PBB.
Luas bangunan = pilih sesuai dengan luas bangunan rumahmu.
Bahan atap = pili sesuai dengan bahan atap yang rumahmu gunakan. Apakah genteng, asbes, seng, atau yang lainnya.
Bahan lantai = pilih sesuai dengan bahan lantai mayoritas rumahmu. Jika lebih banyak menggunakan keramik, pilih keramik. Namun, jika lebih banyak menggunakan ubin, pilh ubin.
Bahan tembok = pilih sesuai dengan bahan tembok rumahmu. Apakah menggunakan semen atau beton atau yang lainnya.
Mandi cuci kakus = pilih sesuai dengan kondisimu. Apakah kepemilikan sendiri di dalam rumah, milik umum, atau yang lainnya.
Sumber air = pilih sumber air yang keluargamu gunakan sehari-hari. Apakah air sumur, ledeng, sungai, atau yang lainnya.
Jarak dari pusat kota = tulis sesuai jarak rumahmu dari pusat kota.
Jumlah orang tinggal = tulis berapa banyak yang tinggal di rumah yang kamu tinggali.
Foto rumah = unggah foto rumah tampak depan dan foto ruangan rumahmu.
Setelah itu, klik simpan.

Kedelapan, isi data aset keluarga dengan cara klik tambah aset.
Nama barang = tulis aset / harta keluarga yang dimiliki. Misal : televisi, ponsel, sepeda motor, lemari es, laptop, atau yang lainnya.
Merk / tipe = tulis merk dari aset / harta keluarga yang dimiliki .Contoh : kamu tadi menyebutkan ponsel, merk ponsel yang kamu miliki misalnya samsung J1. Maka ,tulis pada bagian merk : Samsung J1.
Kondisi barang = pilih kondisi barang tersebut apakah masih berfungsi, kurang baik berfungsinya, atau sudah rusak.
Harga beli = harga beli barang tersebut. Misal : Rp 899.000.
Estimasi nilai barang saat ini = perkiraan harga bila barang tersebut dijual.
 Setelah itu, klik simpan.

Kesembilan , isi data rencana hidup atau tingal.
Rencana tinggal = pilih yang sesuai dengan rencana tempat tinggalmu bila kuliah nanti. Apakah menumpang pada saudara, sewa atau kos, atau yang lainnya.
Dukungan = pilih iya jika keluargamu mendukung dan pilih tidak jika sebaliknya.
Transportasi asal = transportasi yang akan kamu gunakan ketika berangkat ke tempat kuliah. Apakah jalur darat, jalur air, atau jalur udara.
Transportasi harian = pilih sesuai dengan rencana trnasportasi yang akan kamu gunakan nanti ketika berangkat ke kampus. Apakah kendaraan umum, jalan kaki, atau yang lainnya.
Biaya transportasi = biaya transportasi asal yang akan kamu gunakan nanti.
setelah itu klik simpan

Kesepuluh, pilih seleksi yang akan kamu ikuti.
SNMPTN = seleksi masuk perguruan tinggi negeri tanpa ujian tulis.
SBMPTN = seleksi masuk perguruan tinggi negri dengan ujian tulis.
PMDKPN = seleksi masuk politeknik tanpa ujian tulis.
UMPTN = seleksi masuk politeknik dengan ujian tulis
Seleksi mandiri PTN = seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri dengan atau tanpa ujian tulis.
Seleksi mandiri PTS = seleksi mandiri masuk perguruan tinggi swasta dengan atau tanpa ujian tulis.

Kesebelas, Klik dapatkan KAP dan PIN pada seleksi yang akan kamu ikuti. Biasanya jika kotak dapatkan KAP dan PIN sudah berwarna biru, artinya pendafatarn seleksi tersebut sudah dibuka. Setelah itu, catat dengan baik KAP dan PIN yang akan kamu gunakan untuk mendaftar seleksi tersebut sehingga kamu tidak akan dikenakan biaya pendaftaran.

Keduabelas, setelah mengisi semua data yang terdapat pada website bidikmsi. Silahakan segera mendaftar pada website seleksi yang akan kamu ikuti. Misal : SBMPTN.

Ketigabelas, lengkapi semua yang diperlukan pada salah satu seleksi tersebut. Jika ada permintaan mengunggah foto, unggah foto yang sama dengan foto yang kamu unggah di website bidikmisi.  Jika semua sudah terisi, download atau cetak kartu pendaftaran seleksi tersebut. Misal : kartu peserta SBMPTN.

Keempatbelas, masuk kembali ke website resmi bidikmisi. Maka, ada tampilan baru yang muncul yaitu :
Cetak kartu peserta = klik pada kolom tersebut maka otomatis akan terunduh kartu peserta bidikmisi.
Cetak formulir = klik pada kolom tersebut maka otomatis akan terunduh formulir bidikmisi yang telah kamu isi.

Kelimabelas, simpan file yang telah kamu unduh pada folder yang aman. Bila perlu kamu memilki banyak copy dari file tersebut jika sewaktu-waktu terhapus secara tidak sengaja.


Itulah sedikit petunjuk cara mendaftar bidikmisi. Dan perlu diketahui, saat mendaftar bidikmisi, isi semua formulir dan persyaratan dengan penuh hati-hati dan teliti. Jangan sampai kamu tidak bisa mendaftar bidikmisi karena kesalahan yang kamu lakukan. Selain itu, nomor pendaftaran, kode akses siswa, nomor KAP, dan nomor PIN yang kamu miliki disebarluaskan kepada orang lain karean nomor-nomor itu adalah data rahasiamu.

Thanks for reading & sharing Update

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Posting Komentar

Flag Counter