4 April 2017

Saat Dijauhi Teman, Apa yang Harus Kamu Lakukan?


Pernahkah kamu dijauhi teman-teman atau sekarang kamu sedang dijauhi teman-temanmu tanpa alasan yang jelas? Jika iya, selamat berpusing-pusing ria untuk memikirkan mengapa mereka kompak untuk menjauhi dirimu. Sebetulnya konsep masalah yang pernah atau sedang kamu alami itu sederhana. Sesederhana peribahasa ini, “Tiada asap tanpa api”. Peribahasa Indonesia itu menjabarkan bahwa temanmu yang pernah atau sedang manjauhimu itu memiliki alasan. Alasannya bisa jadi karena dalam dirimu sendiri atau ada faktor luar yang memengaruhi atau bahkan bisa jadi keduanya. Lalu, apa yang harus kamu lakukan untuk menghadapi masalah tersebut? Jawabannya tergantung situasi yang kamu inginkan ke depannya. Jika kamu memilih untuk mengabaikan masalah itu, maka jangan lakukan apa pun dan berhenti membaca artikel ini. Namun, jika kamu masih menginginkan hubunganmu dengan temanmu menjadi baik-baik saja, maka selesaikan masalahmu secepatnya dan lanjutkan untuk membaca artikel ini sampai selesai.

Hal yang perlu kamu lakukan pertama kali adalah mencari tahu mengapa teman-temanmu menjauhimu. Ambil contoh saja kasus admin. Awalnya admin bingung mengapa ada beberapa teman sekelas yang menjauhi admin. Hati admin berkata, Salahe aku apa yah, bisane pada ngadohi aku?” atau dalam bahasa Indonesia-nya “Salahku apa, mengapa mereka menjauhiku?”. Admin berpikir keras tentang masalah tersebut karena itu menyangkut masalah kenyamanan dan kelangsungan hidup admin berikutnya. –Hiks- . Ini serius lho, bukan bergurau. Karena jika admin tidak cepat-cepat menyelesaikan masalah itu, ke depannya akan semakin susah buat admin sendiri. Setelah admin melakukan investigasi dan menelusuri secara mendalam, ada hal yang membuat admin dan beberapa teman sekelas kurang sejalan. Apakah itu? Kurang toleransi. Kurang toleransi di sini maksudnya antara admin dan teman-teman sekelas kurang mau memahami kebiasaan-kebiasaan yang sudah melekat pada diri admin dan mereka. Ko’  bisa? Itu bisa dan biasa saja terjadi saat kita baru mengenal lingkungan baru. Tetapi, alangkah baiknya perselisihan itu tidak menjadi berkepanjangan yang justru bisa mengakibatan permusuhan. Sebenarnya banyak faktor yang bisa menimbulkan perselisihan antar teman, misal kebiasaan diri kita yang tidak sinkron dengan teman, hobi yang tidak sama, atau bahkan kompetisi kelas.

Anggap saja ada sebuah kelas di Sekolah Teknik Unjuk Kemampuan. Kelas tersebut berisi siswa-siswa yang notabene pandai sehingga antar siswa saling berlomba kejar-mengejar nilai. Masing-masing siswa tidak terbiasa kalah dan tak terbiasa menjadi yang kedua di kelas, akhirnya bisa saja terjadi kompetisi yang diselimuti rasa cemburu. Rasa cemburu inilah yang bisa menyebabkan perselisihan. Kecemburuan ini bisa semakin memuncak karena antar siswa memiliki kebiasaan yang berbeda, baik dari cara mereka bergaul dengan sebayanya maupun bergaul dengan guru atau cara masing-masing pribadi menunjukkan kemampuan dan jati dirinya.


Memang untuk mendamaikan kedua belah pihak yang kurang sejalan itu tidak semudah mengatakan aku minta maaf. Udah, masalah selesai. Namun, itu bukan sesuatu yang mustahil. Menengok dari kasus di atas pasti setiap orang mempunyai caranya sendiri untuk menyelesaikannya. Tetapi, pada kasus seperti yang telah diuraikan tersebut, menurut admin lebih baik memilih untuk memulai memberikan toleransi yang lebih kepada mereka yang kurang sejalan dan menjauhi hal-hal yang bisa membuat jarak di antara kita dengan mereka semakin melebar. Walaupun hubungan tidak akan langsung membaik dalam hitungan satu hari atau satu minggu. Intinya tahap demi tahap saja, sampai temanmu bisa melihat kesungguhanmu untuk memperbaiki hubungan diantara kalian. Itulah yang admin lakukan. Tetapi, namanya mau usaha menuju kebaikan pasti ada batu penghalang yak. Yang terpenting tetap istiqomah ya. Karena jika tiada yang berani memulai untuk memperbaikinya, maka sampai kapan pun tidak akan membaik. Ini bukan tentang biarlah waktu yang menentukan. Ini tentang keniatan dan usaha. Setelah semua usaha telah kamu lakukan, iringi terus setiap usahamu dalam memperbaiki pertemanan atau perkawanan dengan doa. Mintalah agar teman yang sedang menjauhimu diluluhkan hatinya. Ibarat pepatah nih “Batu yang keras lama-kelamaan akan melapuk jika ditetesi air hujan terus menerus”. Begitulah doa, karena doa adalah air yang bisa melunakkan. 
Load disqus comments

0 komentar